Trail run itu bukan cuma soal lari di alam. Medannya random, permukaannya nggak bisa ditebak, dan tantangannya beda jauh sama road run. Makanya, sepatu yang dipakai juga harus siap diajak kompromi sama alam.
Empat sepatu ini jadi pilihan karena masing-masing punya karakter yang pas buat kebutuhan trail.
Hoka Speedgoat 6

Speedgoat dikenal sebagai “Raja Trail Shoes” dan versi ke-6-nya tetap bawa DNA yang sama dengan grip ganas + cushioning tebal. Sepatu ini cocok untuk dibawa trail dengan jarak menengah sampai jauh, apalagi medan dengan banyak tanjakan dan turunan. Cocok dibawa buat trail berat & teknikal jarak panjang 21K–42K.
- Outsole: Vibram® Megagrip dengan lug agresif buat traction maksimal di tanah basah, batu, dan akar.
- Midsole: High-stack CMEVA foam yang fokus ke shock absorption & stability di long run.
- Platform: Lebar dan stabil, bantu kontrol di turunan curam.
- Upper: Supportive & locked-in feel tanpa over-stiff.
Adidas Terrex Agravic Flow 2.0

Kalo Agravic Flow punya feel yang lebih “lari banget”. Sepatu ini cocok buat trail ringan sampai menengah, atau buat laners yang suka pace lebih cepat. Bisa kamu gunakan untuk rail cepat jarak pendek–menengah 6K–10K.
- Outsole: Continental™ Rubber dengan grip solid di dry & mixed terrain.
- Midsole: Lightstrike foam yang responsif dan low-to-ground feel.
- Ride: Lebih firm & agile buat kontrol pace dan cornering.
- Fit: Snug, race-ready feel buat stabilitas di speed trail.
Asics Trabuco Max 5

Kalo Asics tipe ini fokusnya ke stabilitas dan kenyamanan. Sepatu ini enak dipakai buat trail yang panjang dan medan yang kasar. Bisa kamu bawa sampai ke Trail jarak jauh 21K–42K.
- Outsole: ASICSGRIP™ dengan multi-directional lugs buat stability di uneven surface.
- Midsole: FF BLAST™ PLUS ECO dengan stack tinggi buat impact protection.
- Geometry: Rocker design bantu smooth transition di jalur panjang.
- Protection: Strukturnya dibuat untuk perlindungan kaki di rugged trail.
Nike Pegasus Trail 5

Pegasus Trail 5 ini bisa jadi pilihan aman buat laners yang sering berada di jalur campuran atau road ketemu trail. Cocok untuk trail campuran & daily trail 6K–21K dengan medan yang ringan.
- Outsole: Nike Trail ATC rubber dengan traction adaptif buat road & trail ringan.
- Midsole: ReactX foam yang empuk tapi tetap responsif.
- Ride: Smooth & forgiving, cocok buat daily trail run.
- Upper: Flexible, breathable, dan nyaman buat berbagai kondisi.
Di trail run, istilahnya bukan cuma “enak dipakai”, tapi kamu harus perhatiin juga traction, cushioning, stability, dan protection-nya yang harus jalan barengan. Karena satu kesalahan kecil di sepatu, efeknya bisa kerasa sampai finish.