Peak week itu momen paling intens dalam training plan. Minggu ketika mileage naik, long run lebih panjang, tempo lebih tajam, dan mental diuji. Di titik ini badan capek, kepala rame, tapi justru di sini fondasi performa terbentuk.
Kunci peak week adalah manage effort, bukan push ego. Kalau lo memaksakan semua sesi jadi “all-out”, lo cuma bakal masuk race day dalam kondisi setengah rusak. Di minggu ini, konsistensi lebih penting daripada kecepatan.
Fuelling harus lebih serius dari biasanya. Makan cukup, hidrasi teratur, dan jangan skip karbo. Peak week itu ibarat fase panen stamina—tanpa energi cukup, hasilnya nggak maksimal.
Recovery juga harus maksimal. Cold shower, stretching, pemijatan ringan, atau tidur ekstra 1 jam bisa ngubah performa besar banget. Jangan takut slow down kalau badan minta.
Ingat: tujuan peak week bukan bikin lo capek—tapi bikin lo siap. Badan lagi naik-naiknya adaptasi, tapi juga paling rentan kalau lo ceroboh.
Kesimpulan:
Peak week adalah minggu paling krusial sebelum race. Mainkan ritmenya, jaga badan, dan hormati prosesnya. Kalau lo sukses lewat peak week, race day tinggal showtime.