Adizero Prime X 3 Strung, ASICS Superblast 2, dan PUMA MagMax Nitro 2

Long run itu soal ketahanan. Di jarak panjang, yang dicari bukan cuma pace, tapi sepatu yang bisa bikin kaki tetap nyaman, langkah stabil, dan badan nggak cepat “habis”. Dari tiga brand besar ini, masing-masing punya sepatu yang benar-benar dirancang buat jarak jauh.

adidas — Adizero Prime X 3 Strung

Prime X 3 Strung dibangun dengan spesifikasi yang serius banget.

  • Midsole: Lightstrike Pro super tebal dan responsif
  • Plate: Dual carbon-infused EnergyRods
  • Stack: sangat tinggi (maksimal cushioning)
  • Upper: STRUNG upper yang presisi dan ringan
  • Karakter: cepat, mantul, dan sangat efisien di pace tinggi

Efeknya di long run:
Impact terasa ringan, langkah lebih “mental”, dan pace terasa lebih mudah dijaga. Cocok buat long run progresif atau steady long run dengan pace cepat.

ASICS — Superblast 2

Superblast 2 menarik karena tanpa carbon plate, tapi performanya tetap tinggi.

  • Midsole: kombinasi FF BLAST™ PLUS ECO + FF TURBO™
  • Plate: tidak ada (plate-free)
  • Stack: tinggi tapi seimbang
  • Upper: engineered mesh ringan dan breathable
  • Karakter: smooth, stabil, dan serbaguna

Efeknya di long run:
Langkah terasa natural, kaki nggak cepat capek, dan transisi tetap halus walau jarak makin panjang. Ideal buat high-mileage training dan long run santai sampai tempo.

PUMA — MagMax Nitro 2

MagMax Nitro 2 hadir buat pelari yang mengutamakan kenyamanan dan perlindungan kaki. Foam Nitro tebaMagMax Nitro 2 fokus ke perlindungan kaki dan stabilitas.

  • Midsole: Nitro™ Foam tebal dan empuk
  • Plate: tidak ada
  • Base: lebar dan stabil
  • Upper: engineered mesh dengan struktur support
  • Karakter: empuk, stabil, dan forgiving

Efeknya di long run:
Impact lebih jinak, kaki terasa terlindungi, dan cocok buat long run santai atau recovery long run. Sepatu ini paling “aman” buat pelari yang fokus ke kenyamanan.

Kesimpulannya

Ketiga sepatu ini sama-sama cocok buat long run, tapi pendekatannya beda lewat spesifikasi masing-masing. Ada yang fokus ke kecepatan, ada yang ke keseimbangan, ada juga yang ke kenyamanan total. Tinggal sesuaikan dengan gaya lari laners, karena di jarak panjang, sepatu yang tepat bisa bikin beda antara sekadar selesai dan selesai dengan kondisi masih oke.